MOTIF TENUN
DAERAH
ALOR
OLEH :
KELOMPOK
III
KELAS : XMIA3(SEPULUH MIA TIGA)
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 01 KALABAHI
TAHUN AJARAN
2014/2015
NAMA – NAMA ANGGOTA
KELOMPOK III :
1. QUR’ANI CITRA
KAPUKONG (KETUA KELOMPOK )
2. OKTAVIANI
3. PAULUS WAGUR
4. RINGLILING Y. LANTAKAI
5. RESTU HOLLO
6. ROLENS VALENTINO BULING
7. SHERLLY DELAYA SELLY
8. SIPORA LAUMAU
9. SUSIANA PULINGMUDING
10. YOHANA LOBAIN
11. VENTY OKO
12. TRY DOMINGGUS KOILAL
ABSENSI KEHADIRAN
|
No.
|
Nama
|
Hari/tanggal :
kamis / 02-10-2014
|
Hari/tanggal
:
Sabtu/
04-10-2014
|
|
|
Kegiatan : mencari data tentang motif kain tenun kabupaten
Alor
|
Kegiatan :
penyusunan data kedalam bentuk kliping
|
|||
|
1.
|
Qur’ani
citra kapukong
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
2.
|
Oktaviani
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
3.
|
Paulus
Wagur
|
Hadir.
|
Tidak hadir
|
|
|
4.
|
Ringling
Y. Lantakai
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
5.
|
Restu
Hollo
|
Tidak Hadir.
|
Tidak Hadir
|
|
|
6.
|
Rolens
v. Buling
|
Hadir.
|
Tidak Hadir
|
|
|
7
|
Sherlly
d. Selly
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
8.
|
Sipora
laumau
|
Hadir.
|
Tidak Hadir
|
|
|
9.
|
Susiana
Pulingmuding
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
10.
|
Yohana
Lobain
|
Hadir.
|
Hadir
|
|
|
11.
|
Venty
Oko
|
Tidak Hadir.
|
Tidak Hadir
|
|
|
12.
|
Try
Dominggus koilal
|
Tidak Hadir.
|
Tidak Hadir
|
|
Sekilas Tentang Motif
Tenun Di kabupaten Alor
Motif
tenun dikabupaten Alor terdiri Atas :
1. Songket
2. Ikat
a. Songket
Songket adalah jenis motif tenun di kabupaten Alor yang cara pembuatannya
dibuat dengan
Disongket yaitu orang membuat motif ketika
orang menenun. Songket dikerjakan oleh masya-
rakat
daerah bagian timur kabupaten Alor. Yaitu mataru, batu lolong dan kolam. Tenun
songket
mencerminkan
kehidupan didaratan.
Ciri-ciri corak tenun songket yaitu :
-
Warnanya
lebih gelap
-
Pembuatan
motif berlangsung ketika sedang menenun.
-
Motifnya
lebih menggambarkan kehidupan di darat,
b. Ikat
Ikat adalah jenis tenun dikabupaten Alor
yang cara pembuatannya mengibar motif sebelum
Proses tenun. Tenun ikat dikerjakan
oleh masyarakat daerah bagian barat kabupaten Alor yaitu
Alor kecil, ABAL, pulau buaya,
ternate (suku uma pura) , seluruh pulau pantar dan pura. Tenun
Ikat mencerminkan kehidupan
dilautan. Motif tenun ikat yang melenceng yaitu motif naga dan
Gaja.
Ciri-ciri tenun Ikat :
-
Warnanya
lebih cerah
-
Motifnya
lebih menggambarkan kehidupan dilautan
-
Pembuatan
motif dengan mengibar motif dahulu setelah itu dimulai proses tenun
J enis
– jenis
Motif
KainTenun
Kabupaten
Alor
1. Kain tenun suku
Biatabang ( tnapi matang k’ri )
a. Motif :
-
Kagoneekeng
dominan
-
Tapololong
bawa
-
Laralerung
-
Tapalolong
atas
-
Kagoneekeng
b. Asal :
-
Ternate
– uma pura
c. Kegunaan : digunakan
oleh ketua suku dan rumpun keluarga pada kesempatan:
-
Acara
adat
-
Perkawinan
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
2. Kain tenun Suku Dangwahing
a.
Motif
:
-
Suku
sulung
b.
Asal
:
-
Umakakang
( suku sulung )
c. Kegunaan: digunakan oleh ketua suku dan rumpun keluarga
pada kesempatan:
-
Acara
adat
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
3. Koleksi Kain Tenun
Modifikasi
a. Motif :
-
Motif
Tradisional kura-kura
b. Asal :
-
Desa
Uma pura Kecamatan Alor Barat Laut.
c. Kegunaan : digunakan
oleh ketua suku dan rumpun keluarga pada kesempatan:
-
Acara
adat
-
Perkawinan
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
4. Koleksi Tenun Modifikasi
a.
Motif
:
-
Motif
Tradisional “Inapi Kecil”
b.
Asal
:
-
Dulolong
– kecamatan Alor Barat Laut
c. Kegunaan : Digunakan biasanya untuk
-
Pameran
saat pawe
-
Digunakan
oleh penari saat menampilkan Tarian
5. Kain
Tenun suku Umatukang (Belang)
a.
Motif
:
-
Kagonoekeng
-
Tena
-
Paku-paku
b.
Asal
:
-
Ternate
umapura
c. Kegunaan : digunakan oleh ketua suku dan rumpun
keluarga pada kesempatan:
-
Acara
adat
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
d.
Ciri
Khas :
-
Ciri
khas suku orang tengah, ada bis kuning (kapuronto) bis putih ditengah kain.
6. Koleksi
Kain Tenun Modifikasi
a.
Motif
:
-
Motif
Tradisional “ikan Terbang Dan bu’bu
dengan Pin merah putih”
b.
Asal
:
-
Desa
Dulolong kecamatan Alor Barat Daya
c. Kegunaan : Digunakan biasanya untuk
-
Pameran
saat pawe
-
Digunakan
oleh penari saat menampilkan Tarian
7.
Kain
tenun Suku Filuvalu Bawa ( Buluhing )
a. Motif :
-
Kagonoekeng
-
Tena
-
Buah
Kenari
-
Lipa
Jepit Paku-paku
b. Asal :
-
Ternate
umapura
-
2
lirang
c. Kegunaan : digunakan
oleh ketua suku dan rumpun keluarga pada kesempatan:
-
Acara
di istana
-
Antar
nona ke rumah Laki-laki
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
8. Kain
tenun Suku Filuvalo Atas (Leor Manis)
a.
Motif
:
-
Paku-paku
-
Tapololong
-
Dasar
hitam yang dijepit
-
Pelinta
b.
Asal
:
-
Ternate
– uma pura
c.
Kegunaan
: dipakai oleh ketua suku dan rumpun keluarganya pada kesempatan :
-
Acara
adat
-
Perkawinan
-
Lego-lego
-
Terima
Tamu
d.
2
lirang :
Ciri khas motif dominan
paku-paku (motif kecil) dasar kecil hitam ditengah kain yang
Dijepit diantara paku-paku
disebut Leor manis ( dua bis putih 1
urat kecil )
9. Kain
tenun Motif suku Folang Klailan ( fadang-klake) penduduk suku
tengah
a.
Motif
:
-
Kagonoekeng
dasar bahwa
-
Tapololong
dominan
-
Paku-paku
-
Pelinta
(matahari, kenari, kura-kura ,nenas dll)
b.
Asal
:
-
Ternate-uma
pura
c.
Kegunaan,
di pakai oleh ketua suku dan rumpun keluarganya pada kesempatan
-
acara
adat
-
perkawinan
-
lego-lego
-
terima
tamu
d.
2
lirang : ciri khas motif ini bis putih dan kuning kecil dan pendukung satu
tengah
10.
Kain tenun Suku koilelang (araman koilelan)
a.
Motif
:
-
Napip-menggambarkan
keterkaitan (keutuhan) antara 1 suku dan suku lainnya
-
Tapololong
dominan
-
SERAN
ALAWAK sama dengan suku lain
-
ALIL
GAMIN sama dengan suku lain
-
SARAN
DESA (banyak keterkaitan) menggambarkan
ada kesamaan adat dan budaya di
Kerajaan-kerajaan di Alor
b.
Asal
:
-
Moru-bombaru-ler
abaing. Asal mula si LER ABAN
(lerabaing)
c.
Kegunaannya
:di pakai oleh ketua suku serta rumpun kelurganya pada kesempatan
-
Pesta
adat
-
Lego-lego
-
Tarian
atau tarian terima perempuan ketika masuk rumah adat
d.
4
lirang : mengambarkan 4 suku dalam suku-suku kui (masin)
e.
Pesan
budaya : sama dengan suku ler-katowas dan malangkabat
11.
Kain tenun Selimut-sarung Suku ler (raja)
a.
Motif
:
-
Serang
lawak – gambaran tentang kekompakan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan
-
Alilgaming
–alat tenun yang sangat berperan dalam menyelesaikan bahan baku menjadi
Barang
jadi
-
Kaneran-gambaran
tentang bahan pelumas sebelum di olah menjadi bahan minyak( kemiri)
b.
Asal
:
-
ler-aban
c.
Kegunaaan
: biasa dipakai oleh ketua suku dan rumpun keluarga.
-
Laki-laki
menggunakan selimut – Nawon
-
Perempuan menggunakan – sarung ken
d.
4
lirang menggambarkan 4 suku . dalam suku
masin (kui) secara utuh
e.
Pesan
budaya : 1. Penutup utama mayat orang tua selimut (laki-laki) sarung
(perempuan)
2. Alat belis
Perempuan
3. penerimaan
mempelai perempuan ketika masuk rumah adat pada acara
Perkawinan
4. nilainya bisa
disamakan dengan gong dan moko
12.
Kain tenun Kui-Masin
a.
Motif
:
-
Warna
merah putih berebutan bendera portugis dirobek
-
Ipala-
(ulat) berasal dari contoh barang asal ulat
-
Alil
gamin – bahan tenun yang sangat berpengaruh
b.
Asal
:
-
Suku
rel ( Raja) dan ler aban
c.
Kegunaan
: dipakai oleh ketua suku (suami-istri) selimut dan sarung
d.
Lirang
: terdapat 4 suku sehingga menggambarkan 4 lirang
13.
Kain tenun Suku Malang Kabat ( Araman malang
kabat )
a.
Motif
:
-
Napip-
sama dengan suku koilelan
-
Aroba
– rantai menggambarkan hubungan kekeluargaan yang saling kait-mengait
-
Serang
Alawak – sama dengan tiga suku lainnya
-
Napan-papan-gambaran
bahan papan dapat menghasilkan sebuah bangunan rumah
Atau perahu.
b.
Asal
:
-
Moru-
serabaing asalnya di rel Aban
c.
Kegunaan
: dipakai oleh ketua suku serta rumpun keluarganya pada kesempatan :
-
Lego-lego
-
Tarian
penutup
-
Pesta
masyarakat
14.
Kain tenun Songket Batulolong
a.
Motif
:
-
Motif
bunga besar, ada 2 yakni : GebedKusi dan Tasgapartou Beisidapgor (yang menggam-
Barkan bagian perut dan
kepala alat tenun )
-
Garis
tengah antara dua motif besar disebut palon bata dan palon kadin (Bantal besar
dan
Bantal kecil )
-
Bentuk
garis setengah lingkaran dengan titik bulat disebut Montaropa ( tulang ular )
-
Motif
garis lurus : Mitaki (garis) pada selimut ditambah dengan : motif garis lurus
pada
Ujung selimut dan motif dua
segita disamping bersambung
b.
Asal
:
-
Batulolong
c.
Kegunaan
: digunakan pada :
-
Acara
adat perkawinan ( perkawinan, ibadah, dll)
-
Penerima
tamu
-
Sebagai
salah satu persyaratan pemberian mas kawin dari pihak laki-laki ke pihak
Perempuan.
-
Sebagai
pembungkus jenasah
15.
Selendang Nusbalketi
a.
Motif
:
-
Sudi
Bala
b.
Asal
:
-
Suku
raja
c.
Bunga
:
-
belku
-
Tasssa
-
Atoksibai
-
Melangung
keker
-
Muskuait
-
Belkuk
-
Talegewari
-
Bunga
is
d.
Nama
penenun :
-
Ibu
Salomi Nanggula . istri dari Ter Telianus Naggula.
16.
Kain Tenun Suku Uma Aring (fadang)
a.
Motif
:
-
Kagongekeng
-
Paku-paku
-
Rantai
-
Pelinta
-
Tena
-
Beru
b.
Asal
:
-
Ternate
( uma pura)
c.
Kegunaan
: dipakai oleh kepala suku dan rumpun keluarga pada acara :
-
Acara
adat
-
Lego-lego
-
Terima
tamu
17.
Motif Gebitir “puput mioku “ (mei geweng)
a.
Motif
:
-
Warna
dominan merah tua dan hijau tua
b.
Asal
:
-
Kerajaan
kolana kecamatan Alor timur
c.
Kegunaan
:
-
Dipakai
pada saat adanya pesta adat atau pada saat menghormati tamu di pelataran istana
Kerajaan
kolana kecamatan Alor timur.
18.
Koleksi Kain tenun Modifikasi
a.
Motif
:
-
Tradisonal
watula dan ikan
b.
Asal
:
-
Desa
Uma Pura kecamatan ABAL
c.
Kegunaan
: Digunakan
biasanya untuk
-
Pameran
saat pawe
-
Digunakan
oleh penari saat menampilkan Tarian
19.
Koleksi Kain tenun Modifikasi
a.
Motif
:
-
Tradisional
Ikan dan kembang Nasi
b.
Asal
:
-
Desa
Umapura Kecamatan Alor Barat Laut
c. Kegunaan : Digunakan biasanya untuk
-
Pameran
saat pawe
-
Digunakan
oleh penari saat menampilkan Tarian
20.
Koleksi Kain tenun Modifikasi
a.
Motif
:
-
Tradisional
TNAPI dan Kembang Nasi
b.
Asal
:
-
Desa
Alor kecil kecamatan Alor Barat Laut
c. Kegunaan : Digunakan biasanya untuk
-
Pameran
saat pawe
-
Digunakan
oleh penari saat menampilkan Tarian
Tim
penyusun :
Kelompok III
·
Gambar-gambar saat berada di Museum Alor untuk mencari data
tentang motif tenun
kabupaten Alor.
Terima
Kasih
Informasi Tambahan
sumber : museum daerah Alor